Pembebasan Diri Yang Utuh ||

Puasa segera datang, puasa adalah bentuk penyerahan diri kepada Allah SWT, dan pengendalian diri dari hawa nafsu dunia, dan berpuasa akan membebaskan manusia terbebas dari kekangan hawa nafsu, puasa tersebut selalu menggarap hawa nafsu, karena nafsu akan selalu ada selama manusia ada, ada sedikit perbedaan antara bahasa kita dengan bahasa al-quran, dalam masalah ini bahasa kita “menahan hawa nafsu” sedangkan bahasa al-qurannya berbunyi“ Wanahan’nafsa ‘anil hawa” ( Q.S. Annaazi’aat :40 ) menahan hawa nafsu dari hawa. Namun Tafsir Ibnu Kasir menterjemahkan ayat tersebut sama dengan bahasa kita yang artinya “ adapun orang yang merasa takut bagaimana kelak bila dihadapan Tuhannya, lalu ia sanggup menahan hawa nafsunya, sehingga dapat mengekang hawa nafsu dari segala larangan Allah, dan melakukan dengan patuh semua perintah Allah, nah dengan al- imsak hawa nafsu dapat dikendalikan. Allah swt memanggil orang beriman berpuasa“ Hai orang-orang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu” (Q.S. Al-Baqarah : 183)

Selengkapnya KLIK DISINI

Oleh : Zulkifli pta Pekanbaru

[sumber: badilag.mahkamahagung.go.id]


Cetak   E-mail