Strategi Penyelesaian Perkara Delegasi (Tabayyun) | Oleh: Sriyani HN, S.Ag., MH. dan Dr. Mahmud Hadi Riyanto ||

STRATEGI PENYELESAIAN PERKARA DELEGASI (TABAYYUN)
Oleh: Sriyani HN, S.Ag., MH. dan Dr. Mahmud Hadi Riyanto
(Ketua dan Hakim Pengadilan Agama Bajawa)


A. Mukaddimah

Mulai tanggal 5 Oktober 2018, Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama (baca: Ditjen Badilag), secara rutin dan istiqomah, telah mempublikasikan rapor (rangking) penyelesaian perkara Pengadilan Agama/Mahkamah Syar’iyah seluruh Indonesia, dengan menggunakan Sistem Informasi Penelusuran Perkara melalui situs resmi Ditjen Badilag.
Sejak saat itu (5 Oktober 2018), tabuhan genderang perang mulai ditabuh. Laksana musim Balapan Moto GP dimulai, berkompetisi guna meraih garis finish tercepat dan terdepan, untuk mendapatkan podium kehormatan. Itulah salah satu inovasi dari Ditjen Badilag di bawah Komando Direktur Jenderal yang Hebat, Bapak Dr. Drs. H. Aco Nur, SH., MH. terlihat secara jelas dan gamblang, statistik penyelesaian perkara setiap pekannya. Ada yang merangsek naik ke atas menjadi pemuncak klasemen. Ada pula yang tereliminir menuju ke dasar klasemen dan menjadi juru kunci.
Publikasi Hasil Moto GP SIPP paling cepat tiap akhir pekan (hari jum’at), sedikit banyak mempengaruhi psikologi pimpinan, hakim, dan segenap pegawai wabil khusus dibagian kepaniteraan Pengadilan Agama/Mahkamah Syar’iyah di seluruh Indonesia. Kalaupun ada pimpinan pengadilan agama yang tidak terpengaruh psikologinya dan tidak bergetar hatinya dengan hasil balapan tersebut, hanya bisa dihitung jari atau sangat sedikit sekali.


Selengkapnya KLIK DISINI


Cetak   E-mail